SSK
Sejak tahun 2023, SMA Negeri 1 Wedung telah mengembangkan identitas sebagai Sekolah Siaga Kependudukan (SSK), yaitu sekolah yang secara aktif mengintegrasikan isu-isu kependudukan dan program keluarga berencana ke dalam proses pembelajaran. Pengintegrasian ini dilakukan melalui berbagai mata pelajaran sebagai bentuk pengayaan materi, sehingga peserta didik tidak hanya memahami aspek akademik, tetapi juga memiliki wawasan kontekstual yang kuat mengenai dinamika kependudukan di Indonesia
Sebagai bagian dari implementasi program SSK, sekolah telah membentuk Pojok Kependudukan, yakni sudut khusus di lingkungan sekolah yang dimanfaatkan sebagai sumber belajar alternatif. Di tempat ini, peserta didik dapat mengakses informasi, data, dan media pembelajaran terkait isu-isu kependudukan, perencanaan keluarga, kependudukan global, serta pembangunan berkelanjutan. Kehadiran Pojok Kependudukan menjadi salah satu strategi konkret untuk membentuk Generasi Berencana (Genre), yaitu generasi muda yang memiliki pengetahuan dan sikap yang bertanggung jawab dalam merencanakan masa depan secara bijak.
Program ini juga bertujuan meningkatkan kapasitas guru dalam memahami isu-isu kependudukan serta mengintegrasikannya secara relevan dan bermakna ke dalam mata pelajaran yang mereka ajarkan, sesuai dengan kurikulum yang berlaku. Proses integrasi ini tidak hanya memperkaya isi pembelajaran, tetapi juga mendorong siswa untuk berpikir kritis, reflektif, dan peka terhadap tantangan sosial yang sedang dihadapi bangsa.
Sebagai hasil dari komitmen dan kerja keras seluruh warga sekolah, pada tahun 2024 SMA Negeri 1 Wedung berhasil meraih predikat “Paripurna” tingkat nasional dalam Program Sekolah Siaga Kependudukan. Capaian ini menjadi bukti nyata bahwa integrasi pendidikan kependudukan dalam lingkungan sekolah dapat memberikan dampak positif terhadap penguatan karakter, wawasan kebangsaan, serta kesadaran generasi muda dalam menyikapi isu-isu global dan lokal secara bertanggung jawab.
Melalui program ini, SMA Negeri 1 Wedung terus berupaya menjadi pelopor dalam mencetak peserta didik yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian dan kesiapan dalam menghadapi berbagai dinamika kehidupan sosial di masa depan.
